Influenza A(H3N2) Jadi Varian Dominan, WHO Pastikan Tak Lebih Parah

Kamis 08-01-2026,09:00 WIB
Reporter : Risto Risanto
Editor : Risto Risanto

- Influenza B lineage belum teridentifikasi: 1 kasus

BACA JUGA:Miris! Balita Diduga Dianiaya Ayahnya Sendiri, Polisi Lakukan Penyelidikan

Untuk sebaran kasus Influenza A(H3N2) di Gorontalo, tercatat:

- Kabupaten Gorontalo: 18 kasus

- Kabupaten Bone Bolango: 8 kasus

- Kabupaten Pohuwato: 1 kasus

“Sejauh ini, subclade K dari influenza A(H3N2) belum terdeteksi di Gorontalo. Namun, kami tetap membuka kemungkinan ditemukannya kasus tersebut melalui pemeriksaan lanjutan,” jelas Jeane.

WHO: Tidak Ada Peningkatan Keparahan

Lebih lanjut, Jeane menyampaikan bahwa berdasarkan penilaian World Health Organization (WHO) dan data epidemiologi terkini, influenza A(H3N2) subclade K tidak menunjukkan peningkatan tingkat keparahan.

Gejala yang ditimbulkan umumnya serupa dengan flu musiman, seperti demam, batuk, pilek, sakit kepala, serta nyeri tenggorokan. Secara nasional, hasil surveilans menunjukkan bahwa influenza A(H3) masih menjadi varian dominan di Indonesia, dengan tren kasus yang justru menurun dalam dua bulan terakhir.

Berdasarkan hasil whole genome sequencing (WGS) yang rampung pada 25 Desember 2025, subclade K telah teridentifikasi sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan di Indonesia.

 

Kesiapsiagaan Tetap Diperkuat

Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sistem surveilans, pelaporan, serta kesiapsiagaan dalam merespons dinamika perkembangan influenza.

Langkah ini dilakukan guna memastikan deteksi dini dan penanganan cepat apabila terjadi perubahan pola penularan maupun tingkat keparahan penyakit.

Imbauan Pencegahan untuk Masyarakat

Sebagai langkah pencegahan, masyarakat diimbau untuk:

Kategori :

Terpopuler