Salah satu langkah sederhana yang didorong adalah membiasakan siswa membawa tumbler dan alat makan pribadi dari rumah.
BACA JUGA:Bakti Sosial HUT Provinsi Gorontalo Berakhir di Pohuwato, Benih Jagung dan BPJS Disalurkan
“Kebiasaan ini lebih higienis, menghemat biaya, dan tentu saja membantu mengurangi sampah plastik. Apalagi untuk menu berkuah, membawa sendok sendiri sangat dianjurkan,” katanya.
Idah juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan dengan mencuci tangan sebelum dan sesudah makan, serta menempatkan wadah makanan pada lokasi yang telah disediakan demi menjaga lingkungan sekolah tetap bersih.
Saat ini, Kabupaten Pohuwato telah memiliki tiga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yakni SPPG Marisa, SPPG Duhiyadaa, dan SPPG Patilanggio.
Ketiga SPPG tersebut melayani sekolah-sekolah di wilayah sekitar, mulai dari jenjang SD hingga SMA/MA, termasuk pesantren, serta kelompok sasaran balita dan ibu hamil.
Setiap SPPG melayani sekitar 2.000 hingga 3.000 porsi makanan per hari.