BACA JUGA:Kuota BBM Diajukan Naik, Pemprov Gorontalo Fokus Atasi Masalah Antrian Panjang
Misalnya, menata ruang kelas berdasarkan mata pelajaran tertentu dapat menciptakan suasana belajar yang lebih nyaman dan tidak monoton.
Sofian Ibrahim berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap sesi dengan maksimal, sehingga mereka berpeluang masuk dalam daftar calon kepala sekolah pada tahap penetapan mendatang.
Ia mengingatkan bahwa pelatihan ini bukan satu-satunya syarat; peserta tetap harus memenuhi ketentuan administratif lainnya.
“Kami ingin melihat nama Bapak dan Ibu berada dalam daftar calon kepala sekolah. Pelatihan ini adalah pintu awalnya, namun masih ada persyaratan lain yang perlu dipenuhi,” tegasnya.
BACA JUGA:Menkes Usulkan BPJS Fokus untuk Masyarakat Tidak Mampu, Kelas Atas Dialihkan ke Asuransi Swasta
Menutup sambutan, Sofian menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Pendidikan Nasional, serta seluruh narasumber yang mendukung terselenggaranya pelatihan ini.
Ia berharap kegiatan serupa dapat diperluas agar semakin banyak calon pemimpin sekolah yang siap membawa perubahan bagi pendidikan di Gorontalo.a