Musda VI Pengajian Al-Hidayah Gorontalo Tekankan Sinergi Kader Senior dan Muda

Musda VI Pengajian Al-Hidayah Gorontalo Tekankan Sinergi Kader Senior dan Muda

Musda VI Pengajian Al-Hidayah Gorontalo Tekankan Sinergi Kader Senior dan Muda---Fadly Diskominfotik

GORONTALO, DISWAY.ID - Musyawarah Daerah (GORONTALO.disway.id/listtag/3317/musda">Musda) VI Pengajian Al-Hidayah Provinsi GORONTALO menegaskan pentingnya kesinambungan kaderisasi dalam tubuh organisasi

Acara yang berlangsung di Aula Rumah Jabatan Wakil Gubernur Gorontalo ini menghadirkan pesan utama tentang kolaborasi erat antara kader senior yang sarat pengalaman dan generasi muda yang adaptif terhadap teknologi.

Sekretaris Jenderal DPP Pengajian Al-Hidayah, Iin Kandedes, menilai bahwa penggabungan dua kekuatan tersebut akan membuat organisasi semakin dinamis.

"Kader senior memiliki pengalaman dan kebijaksanaan, sedangkan kader muda punya keunggulan dalam penguasaan teknologi digital. Keduanya harus berjalan seiring untuk kemajuan organisasi,” ujar Iin.

BACA JUGA:Prabowo Subianto Tetapkan 8 Program Prioritas Nasional 2026, Pendidikan Jadi Fokus Utama

Dakwah Digital dan Peran Generasi Muda

Iin menambahkan, di era transformasi digital, dakwah tidak bisa lagi hanya mengandalkan metode tradisional.

Platform populer seperti TikTok dan media sosial lainnya kini menjadi sarana efektif untuk menyampaikan pesan keagamaan, khususnya kepada kalangan muda.

Ia mencontohkan, di tingkat pusat sudah ada pengurus muda yang menempati posisi penting, salah satunya Bendahara Umum Al-Hidayah yang masih berusia 30-an tahun.

Hal ini membuktikan bahwa proses kaderisasi berjalan baik dan dapat diperkuat hingga ke daerah.

BACA JUGA:Prabowo Sampaikan Belasungkawa atas Meninggalnya Affan Kurniawan, Perintahkan Usut Insiden Demonstrasi

Wagub Gorontalo: Libatkan Gen-Z dalam Pengajian

Sementara itu, Wakil Gubernur Gorontalo sekaligus Penasehat DPD Pengajian Al-Hidayah, Idah Syahidah Rusli Habibie, turut menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda.

Menurutnya, citra bahwa pengajian hanya diikuti oleh kalangan orang tua harus diubah.

"Gen-Z harus diberi ruang untuk terlibat aktif. Pemikiran mereka sangat dibutuhkan agar Al-Hidayah tetap relevan dengan perkembangan zaman dan kemajuan teknologi,” jelas Idah.

BACA JUGA:Ruben Amorim Isyaratkan Bisa Tinggalkan Manchester United Usai Lawan Burnley

Al-Hidayah: Organisasi Perempuan dengan Sejarah Panjang

Sumber: