Usai Gubernur, BPS Gorontalo Jadwalkan Pendataan Sensus Ekonomi untuk ASN Pemprov

Jumat 14-08-2026,14:58 WIB
Reporter : Amelia
Editor : Amelia

GORONTALO.DISWAY.ID – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo akan menjadwalkan pendataan Sensus Ekonomi 2026 bagi pejabat dan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo.

Hal tersebut disampaikan Kepala BPS Provinsi Gorontalo Agus Sudibyo saat mendampingi tim sensus melakukan pendataan lanjutan terhadap Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail di ruang kerjanya, Jumat (14/8/2026).

Agus menjelaskan, pendataan terhadap Gubernur Gorontalo merupakan bagian dari rangkaian Sensus Ekonomi 2026. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan seluruh penduduk terdata dan informasi yang diperoleh dapat dipastikan valid.

Pendataan kali ini merupakan lanjutan dari pendataan pertama terhadap Gubernur Gusnar Ismail yang dilakukan pada 15 Juni 2026. Pada pendataan lanjutan, pertanyaan yang diberikan lebih rinci.

“Sampai hari ini tantangan bagi kami biasanya terkait dengan waktu bertemu dengan responden. Tapi sejauh ini kami bisa mengatasinya,” ujar Agus.

Ia mengatakan, setelah 17 Agustus 2026, BPS akan mulai memetakan pendataan bagi pejabat dan ASN di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Gorontalo.

BACA JUGA:Sekdaprov Gorontalo Minta Peserta PKA Hasilkan Aksi Perubahan Berdampak

BACA JUGA:Gubernur Gusnar dan Jamintel Reda Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Alam

Untuk mendukung proses tersebut, BPS akan berkoordinasi melalui surat kepada Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh pejabat dan ASN dapat berpartisipasi dalam Sensus Ekonomi 2026.

Agus menargetkan pendataan keluarga yang masih tersisa dapat diselesaikan hingga 31 Agustus 2026.

“Harapannya sampai dengan tanggal 31 Agustus, sisa yang keluarga itu bisa kita datangi semuanya. Dan kita bisa 100 persen di tanggal 31 Agustus,” katanya.

Secara keseluruhan, Sensus Ekonomi 2026 di Provinsi Gorontalo menargetkan 535 ribu muatan yang mencakup usaha dan keluarga. Hingga Jumat (14/8/2026), realisasi pendataan telah mencapai 101 persen.

Sementara itu, khusus pendataan keluarga, realisasinya baru mencapai sekitar 80 persen. BPS menargetkan seluruh pendataan keluarga dapat diselesaikan pada 31 Agustus 2026.

Kategori :

Terpopuler