Trent Alexander-Arnold Ditekan Ekspektasi Tinggi di Real Madrid, Pulang ke Inggris Jadi Opsi?

Trent Alexander-Arnold Ditekan Ekspektasi Tinggi di Real Madrid, Pulang ke Inggris Jadi Opsi?

Trent Alexander-Arnold Kesulitan di Real Madrid, Manchester United dan Newcastle Mengintai-@trent-Instagram

GORONTALO, DISWAY.ID - Ekspektasi besar langsung mengiringi langkah Trent Alexander-Arnold sejak resmi berseragam Real Madrid.

Statusnya sebagai salah satu bek kanan terbaik Eropa membuat media Spanyol dan penggemar Los Blancos menaruh harapan tinggi.

Namun, belum genap satu musim, spekulasi mengenai kemungkinan kembalinya Trent ke Inggris mulai bermunculan.

Nama Manchester United dan Newcastle United disebut-sebut sebagai dua klub Premier League yang berpotensi menampung pemain internasional Inggris tersebut. Pertanyaannya, apakah kepindahan itu benar-benar realistis bagi lulusan akademi Liverpool?

BACA JUGA:Rayan Jadi Rebutan, Real Madrid Tantang Barcelona di Bursa Transfer

Transfer Besar dengan Harapan Lebih Besar

Kepindahan Trent Alexander-Arnold ke Real Madrid menjadi salah satu transfer paling disorot.

Pasar bek sayap elite memang terbatas, dan meskipun ada anggapan bahwa performa puncaknya terjadi beberapa musim lalu, Trent tetap dipandang sejajar dengan Achraf Hakimi sebagai bek kanan paling berpengaruh di sepak bola Eropa.

Real Madrid memanfaatkan situasi kontraknya yang berakhir untuk merekrutnya dengan biaya minimal, bahkan rela membayar kompensasi kecil agar sang pemain bisa tampil di Piala Dunia Antarklub.

Namun, kepindahan gratis tersebut juga membawa konsekuensi emosional—Trent kehilangan sebagian besar dukungan dari pendukung Liverpool, klub yang telah ia bantu meraih dua gelar liga dan satu trofi Liga Champions.

BACA JUGA:Real Madrid Intip Leon Goretzka, Transfer Januari 2026 Mulai Disiapkan?

Adaptasi Sulit di Spanyol

Realita di Spanyol tidak seindah ekspektasi. Trent Alexander-Arnold mengalami masa sulit di Madrid, baik dari sisi kebugaran maupun performa.

Cedera yang berulang membuatnya baru tampil delapan kali di La Liga, dengan catatan satu assist—angka yang jauh dari harapan publik Santiago Bernabéu.

Situasi ini terlihat jelas saat Real Madrid menghadapi Liverpool di Liga Champions.

Kemenangan 1-0 The Reds disertai sorotan tajam terhadap kesulitan Trent menghadapi mantan timnya. Secara umum, kepuasan terhadap kontribusinya masih belum terasa di ibu kota Spanyol.

Sumber: