Joao Cancelo Berpeluang Tinggalkan Al-Hilal, Barcelona Siaga Menyambut

Joao Cancelo Berpeluang Tinggalkan Al-Hilal, Barcelona Siaga Menyambut

Masa Depan Joao Cancelo di Al-Hilal Kian Suram, Barca Kembali Mengintai-@jpcancelo-Instagram

GORONTALO, DISWAY.ID - Masa depan Joao Cancelo di Al-Hilal mulai dipertanyakan. Bek kanan asal Portugal tersebut disebut-sebut tidak akan melanjutkan kariernya bersama klub Arab Saudi itu setelah musim ini berakhir.

Sejumlah laporan media Eropa menyebut Cancelo merasa tidak nyaman dengan situasinya saat ini, termasuk di bawah kepemimpinan pelatih Simone Inzaghi.

Situasi tersebut membuat Cancelo masuk dalam daftar pemain yang dikabarkan ingin hengkang dari Al-Hilal.

Di tengah ketidakpastian itu, Barcelona muncul sebagai salah satu klub yang tertarik untuk membawanya kembali ke Spanyol.

BACA JUGA:Rayan Jadi Rebutan, Real Madrid Tantang Barcelona di Bursa Transfer

Masalah Fisik dan Minimnya Kesempatan Bermain

Menurut laporan media Spanyol Sport, Cancelo telah menyampaikan keinginannya untuk pergi dalam beberapa hari terakhir.

Sepanjang musim ini, ia kerap mengalami masalah kebugaran dan baru mencatatkan dua penampilan di Liga Pro Saudi.

Kondisi tersebut diperparah oleh keputusan Inzaghi yang memberi sinyal tidak akan mendaftarkan Cancelo sebagai pemain asing untuk paruh kedua musim.

Aturan liga sendiri hanya mengizinkan maksimal 10 pemain asing dalam satu skuad, dengan dua slot khusus bagi pemain berusia di bawah 21 tahun.

Sementara itu, Al-Hilal saat ini memiliki 11 pemain asing, sehingga harus melakukan pengurangan.

BACA JUGA:Marcus Rashford Tegaskan Ingin Bertahan di Barcelona, Sinyal Perpisahan Permanen dari Manchester United?

Barcelona Kembali Melirik Joao Cancelo

Cancelo sejatinya masih terikat kontrak dengan Al-Hilal hingga 2027, sejak bergabung pada 2024.

Namun, keinginannya untuk meninggalkan Arab Saudi membuka peluang bagi Barcelona untuk kembali mendatangkannya ke Camp Nou.

Pada musim 2023–2024, Cancelo sempat memperkuat Barcelona sebagai pemain pinjaman dari Manchester City. Penampilannya kala itu cukup solid, tetapi keterbatasan finansial membuat klub Catalan tersebut gagal mempermanenkan jasanya.

Sumber: