Patroli Operasi Pekat! Polisi Amankan Judi, Miras, dan Pemandu Karaoke di Gorontalo
Terminal Telaga Jadi Sasaran Operasi Pekat, Polisi Tindak Perjudian dan Miras Ilegal---tribratanews.polri.go.id
GORONTALO, DISWAY.ID - Dalam upaya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif menjelang Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Polda Gorontalo mengintensifkan Operasi Pekat Otanaha 2025. Operasi ini digelar pada Jumat (12/12/2025) dengan melibatkan 37 personel.
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Ka UKL II AKBP Sahrul, S.H., M.H. dengan sasaran berbagai penyakit masyarakat, mulai dari peredaran minuman keras (miras) ilegal, perjudian, prostitusi, premanisme, hingga potensi peredaran narkotika dan bahan berbahaya lainnya.
Dalam patroli yang dilakukan di Terminal Telaga, petugas mendapati sebuah warung yang diduga menjadi lokasi aktivitas perjudian.
BACA JUGA:Pariwisata Gorontalo Melesat, Pemprov Gelar Penghargaan Insan Parekraf 2025
Dari tempat tersebut, polisi mengamankan empat orang yang diduga terlibat. Terhadap para terduga pelaku, petugas memberikan tindakan kepolisian sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Selain penindakan perjudian, aparat kepolisian juga berhasil mengungkap peredaran miras ilegal di sejumlah toko.
Ratusan botol minuman beralkohol tanpa izin berhasil diamankan sebagai barang bukti.
“Total barang bukti yang kami sita sebanyak 192 botol minuman beralkohol dari berbagai merek serta 48 kantong plastik besar berisi minuman tradisional Cap Tikus,” ujar AKBP Sahrul.
Operasi Pekat Otanaha 2025 juga menyasar tempat hiburan malam. Dalam patroli tersebut, petugas mendata dan mengamankan 13 pemandu karaoke.
BACA JUGA:Gorontalo Terima Penghargaan MBG 2025, Cakupan Meningkat Capai 106 Ribu Siswa
Mereka diberikan pembinaan berupa teguran, diminta membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi pelanggaran, dan selanjutnya dipulangkan setelah dijemput oleh pihak keluarga.
AKBP Sahrul menegaskan bahwa operasi ini merupakan langkah preventif dan represif untuk menekan potensi gangguan kamtibmas, khususnya yang dipicu oleh konsumsi miras, praktik perjudian, prostitusi, serta aktivitas ilegal lainnya.
“Operasi ini kami lakukan untuk memastikan masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan aman, nyaman, dan kondusif,” tegasnya.
Polda Gorontalo memastikan Operasi Pekat Otanaha akan terus digelar secara berkelanjutan hingga menjelang pergantian tahun sebagai bentuk komitmen menjaga stabilitas keamanan di wilayah Gorontalo.
Sumber: