Resmi Terdaftar di Kemenkumham, Logo GHM Siap Go Nasional!
Punya Sertifikat Merek! Gorontalo Half Marathon Kian Percaya Diri Undang Pelari Se-Indonesia---Alfred
GORONTALO, DISWAY.ID - Logo resmi GORONTALO Half Marathon (GHM) akhirnya mengantongi sertifikat merek dari Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia.
Pengesahan tersebut diumumkan pada gelaran GHM 2025 yang berpusat di Lapangan Taruna Remaja, Minggu 7 Desember 2025.
Dengan terbitnya sertifikat ini, logo GHM kini memiliki status hukum yang sah sebagai identitas komunitas pelari di Provinsi Gorontalo.
Pemberian sertifikat merek ini sekaligus menjadi tonggak penting bagi keberlanjutan penyelenggaraan GHM di masa depan.
BACA JUGA:GHM 2025 Resmi Kantongi Izin Jalan, Wali Kota Gorontalo Beri Dukungan Penuh
Status legal tersebut memberikan perlindungan penuh terhadap penggunaan logo, termasuk aturan pemanfaatan oleh pihak luar agar tetap sesuai ketentuan.
Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, menegaskan bahwa pengakuan merek nasional ini menjadikan logo GHM sebagai milik seluruh pelari di Gorontalo.
Ia juga mengingatkan bahwa setiap pihak yang ingin menggunakan merek tersebut wajib memberikan kontribusi sesuai aturan yang berlaku.
“Mulai hari ini, lambang Gorontalo Half Marathon resmi menjadi identitas seluruh runners Provinsi Gorontalo. Jika ada pihak yang ingin memakai merek ini, tentu ada kontribusi yang menjadi hak para pelari Gorontalo,” ujar Gusnar.
Di sisi lain, pengesahan merek ini diyakini dapat meningkatkan pamor GHM sebagai event olahraga berskala nasional.
BACA JUGA:Polemik Medali Tuntas! Idah Syahidah Pastikan GHM 2025 Jalan Terus
Dengan status legal yang sudah diakui, ajang ini diproyeksi akan lebih mudah menarik peserta dari berbagai daerah.
“Karena merek ini sudah terdaftar secara nasional, komunitas pelari dari seluruh Indonesia akan lebih mudah kami undang, dan mereka pasti lebih tertarik untuk datang,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gusnar juga menyampaikan apresiasi khusus kepada Rudy Salahuddin, Penjabat Gubernur Gorontalo tahun 2024 yang dianggap sebagai sosok penggagas awal penyelenggaraan Gorontalo Half Marathon.
Sumber: