Jelang Nataru, Gorontalo Sediakan 1.000 Paket Pasar Murah: Harga Sembako Cuma Rp95 Ribu

Jelang Nataru, Gorontalo Sediakan 1.000 Paket Pasar Murah: Harga Sembako Cuma Rp95 Ribu

Dukung HUT Gorontalo ke-25, Pemprov Hadirkan Pasar Murah dengan 7 Bahan Pokok Bersubsidi---Fadly Diskominfotik

GORONTALO, DISWAY.ID - Pemerintah Provinsi GORONTALO melalui Dinas Kumperindag kembali menggelar Pasar Murah Bersubsidi untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu (6/12/2025) dan dipusatkan di Kelurahan Limba U2, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo.

Acara ini resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, bersama Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Meyke Kamaru.

Wakil Gubernur Idah Syahidah menegaskan bahwa pasar murah ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan, khususnya menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.

BACA JUGA:Rumor Transfer Memanas, Antoine Semenyo Masuk Radar Klub Top Liga Inggris

Ia menyebut bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi bagian dari komitmen pemerintah untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Pasar murah ini bukan hanya seremonial, melainkan wujud kepedulian kami agar masyarakat bisa memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau. Kegiatan ini juga menjadi rangkaian peringatan HUT ke-25 Provinsi Gorontalo,” ujarnya.

Dalam penyelenggaraan pasar murah ini, pemerintah menyiapkan 1.000 paket sembako bersubsidi. Paket tersebut merupakan aspirasi dari Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Meyke Kamaru.

Idah menjelaskan bahwa nilai asli satu paket sembako mencapai sekitar Rp254 ribu. Namun berkat subsidi hampir Rp160 ribu dari Pemerintah Provinsi Gorontalo, masyarakat cukup membayar Rp95 ribu per paket.

Lebih lanjut, Idah memastikan bahwa pasar murah ini tetap memberikan fleksibilitas bagi masyarakat yang tidak mampu membeli satu paket penuh.

BACA JUGA:Wagub Idah Syahidah: Perempuan Harus Diberi Ruang dalam Arah Pembangunan Daerah

Warga diperbolehkan membeli item kebutuhan pokok secara terpisah sesuai kemampuan.

“Kami memahami kondisi setiap warga berbeda. Kalau tidak mampu membeli paket seharga Rp95 ribu, silakan beli sebagian saja. Bisa hanya beras, telur, atau ayam. Jangan sampai merasa terbebani, karena tujuan utamanya adalah membantu masyarakat,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur juga terlihat turun langsung melayani warga di meja penjualan. Kehadirannya memastikan kegiatan berjalan tertib dan setiap warga dapat dilayani dengan baik.

Sumber:

Berita Terkait