BAZNAS dan Pemkab Gorontalo Kolaborasi Atasi Pekerja Anak, UMKM Diberdayakan
BAZNAS dan Pemkab Gorontalo Kolaborasi Atasi Pekerja Anak, UMKM Diberdayakan---dok. gorontalokab
GORONTALO, DISWAY.ID - Pemerintah Kabupaten GORONTALO bergerak cepat setelah ditemukan kasus pekerja anak di Kelurahan GORONTALO.disway.id/listtag/3263/tilihuwa">Tilihuwa, Kecamatan Limboto.
Sejumlah anak diketahui direkrut untuk berjualan kacang pada malam hari, sehingga mengganggu proses belajar mereka di sekolah pada keesokan paginya.
Bupati Gorontalo, H. Sofyan Puhi, mengungkapkan bahwa temuan tersebut berasal dari laporan BAZNAS Kabupaten Gorontalo, yang telah turun langsung melakukan pendampingan di lapangan.
“Hari ini kami menemukan di satu desa, tepatnya di Tilihuwa, adanya perekrutan pekerja anak. Mereka dijadikan penjual pada tengah malam,” kata Bupati Sofyan.
BACA JUGA:Prakiraan Cuaca 3 Desember 2025: Mayoritas Wilayah Gorontalo dan Boalemo Diguyur Hujan
BAZNAS Beri Pendampingan pada Keluarga
Dari hasil pendampingan BAZNAS, diketahui bahwa sejumlah ibu yang sebelumnya mempekerjakan anak-anak untuk berjualan diberikan edukasi dan bantuan pemberdayaan.
Para ibu tersebut dibimbing untuk mengembangkan usaha kecil menengah (UMKM), mulai dari peningkatan kualitas produk hingga akses pembukaan pasar.
Pemkab Siapkan Solusi Terpadu Lewat PLUT dan Dinas Koperasi
Bupati Sofyan menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak tinggal diam. Pemkab Gorontalo akan memperkuat intervensi dengan mengoptimalkan peran Dinas Koperasi melalui fasilitas Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT).
Kolaborasi antarinstansi ini akan memberikan pembinaan UMKM secara menyeluruh, termasuk pelatihan usaha, pendampingan pemasaran, hingga perluasan akses pasar.
BACA JUGA:HUT Korpri dan Provinsi Gorontalo: Dinkes Borong Penghargaan Inovasi Pelayanan Publik
Tujuannya, para pelaku UMKM tidak lagi bergantung pada tenaga anak-anak untuk memasarkan produk mereka.
“Pemerintah daerah bersama BAZNAS dan Dinas Koperasi membuka ruang agar pasar UMKM bisa tumbuh tanpa melibatkan anak-anak. Pasarnya kita bantu, pelatihan kita siapkan. Ibu-ibu tidak perlu lagi mencari pasar sendiri, apalagi mengerahkan anak-anak,” tegasnya.
Pemkab Perkuat Perlindungan Anak Lewat Pendekatan Humanis
Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Sofyan Puhi usai membuka dan menjadi narasumber dalam Rapat Advokasi dan Koordinasi Program Layanan Posyandu Kabupaten Gorontalo Tahun 2025, yang digelar Rabu (3/12) di Grand Bukit Proja, Desa Pone, Kecamatan Limboto Barat.
Sumber: